Sejuta Asa Anak Yatim
Ini kisah dari bocah yatim bernama Kiki yang tak bisa lagi merasakan pelukan ayah dan ibu.
![]() |
| Kiki Berjualan sepulang sekolah |
Ayahnya telah meninggal dan ibunya pergi. Usianya belum genap 7 tahun, namun sosoknya seperti orang dewasa. Pemikirannya mampu membuat kagum sekaligus haru.
Kiki dirawat oleh paman dan bibinya dengan ekonomi yang pas-pasan. Demi
membantu keduanya ia rela jualan kue saat sepulang sekolah. Ketika malam, bocah
ini membantu membuat layangan untuk dijual oleh pamannya.
Uang dari jerih payahnya ia gunakan untuk biaya sekolah seperti membeli
buku. Mulianya lagi uang yang ditabung juga digunakan Kiki untuk membeli Iqra.
Anak laki-laki bernama lengkap Muhammad Kiki Aditiya itu baru masuk
kelas 1 Sekolah Dasar (SD). Sejak usia 5 tahun, ayah tercinta meninggal setelah
menderita sakit jantung.
Bagaimana dengan ibunya? Tidak lama setelah ayahnya tiada, ibu Kiki
juga pergi entah ke mana. Ketika ditanya, bocah manis ini pun tidak tahu
keberadaan ibunya. Dia mengungkap sudah lama tak bertemu sang ibu.
“ Aku enggak tahu ibu perginya kemana, aku
udah lama enggak ketemu ibu,” lirih Kiki, dikutip dari akun Instagram
@rumahyatim.
Beruntung, masih ada yang menemani Kiki yakni paman dan bibinya. Walaupun keterbatasan ekonomi, hal itu tak meruntuhkan semangat Kiki. Justru dia ikut mencari uang.
Bocah sekecil itu dengan
ikhlas mau mencari uang. Tak seperti kebanyakan anak, saat pulang sekolah Kiki
langsung berkeliling untuk jualan kue buatan bibinya. Bahkan di jam 9 malam,
Kiki membantu pamannya membuat layang-layang untuk dijual. Kiki juga punya sebuah keinginan sederhana
untuknya dirinya, ia ingin membeli buku dengan iqra yang sudah sobek untuk
mengaji.
“ Aku ingin bantu paman dan bibi, kalo dapat
upah aku bisa nabung buat beli buku sama iqra, soalnya iqra yang aku pakai
ngaji udah sobek kak,” ucapnya.
Demi Biaya Sekolah Kiki menghasilkan rupiah setiap harinya
sebanyak Rp10 ribu - Rp15 ribu. Itupun dalam kondisi ketika kue yang dijual banyak. Tidak jarang hanya beberapa kue saja yang terjual. Membantu sang paman, dikatakan Kiki dapat meringankan rasa lelah dari pamannya. Juga ketika ia membuat layangan, karena itulah salah satu penghasilan keluarga pamannya.
" Bantu bantu aja sebisanya, biar paman ga
cape," ucap Kiki.
Sumber: donasionline.id dan
Instagram @rumahyatim

Posting Komentar